Iklan

Iklan

Bawaslu Ternate akan Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Rabu, 16 September 2020, September 16, 2020 WIB
TERNATE, Koridor Malut - Bawaslu Republik Indonesia merilis pelanggaran protokol kesehatan per 8 Septerber sebanyak 293 pelanggaran selama tahapan pilkada serentak 2020 di masa pendemi, Rabu (16/9). Untuk menghidar dari pelanggaran,  maka Bawaslu kota Ternate bekerja sama dengan pemerintah kota Ternate dalam hal ini tim gugus tugas untuk lebih memperketat protokol kesehatan.

Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan mangatakan, Bawaslu lebih bersinerji dengan  Pemerintah Daerah, Gugus Tugas dan lembaga lembaga lainya, kerena Peraturan KPU nomor 6 yang sudah diubah menjadi peraturan nomor 10 tidak mencantumkan sanksi tegas tentang pelanggaran Protol Kesehatan.

"Nanti kita lihat di Peraturan KPU tentang  kampanye yang berkerumunan yang sementara diundangkan, apakah sanksi pelanggaran Protokol Kesehatan lebih dipertegas atau tidak. Pada prinsipnya kami akan menegakkan norma yang tidak diatur di dalam peraturan KPU nomor 6 dan nomor 10, serta edaran Bawaslu atau edaran KPU," kata Kifli.

"Tetapi ada norma lain yang mengatur itu masuk dalam kajian Bawaslu atau pelanggaran dalam pemilihan atau pelanggaran dalam bentuk lainya, Bawaslu akan merekomendasikan kepada yang memiliki kewenangan  yang bisa menyelesaikan pelanggan itu. Misalkan ada kerumunan yang melibatkan masyarakat di salah satu pasangan calon kepala daerah yang lebih dari 100 orang, lalu sanksi itu tidak ditegaskan dalam peraturan KPU tetapi dijelaskan di peraturan pemerintah, maka kewenangannya diserahkan kepada pihak terkait," jelasnya. (alf)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bawaslu Ternate akan Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Terkini

Topik Populer

Iklan